Senin, 29 Juni 2020

Pentingnya Deteksi Dini untuk Mencegah Alergi pada Anak


Alergi pada anak (doc: Danone SN)
Sebagaian besar orang tentu memiliki alergi terhadap sesuatu. Ketika seseoang terkena alergi, tubuh akan bereaksi dengan menimbulkan berbagai gejala. Alergi itu bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari debu, obat-obatan tertentu hingga makanan. 

Untuk alergi terhadap makanan bisa terjadi ketika sistem tubuh menganggap protein dalam makanan merupakan suatu ancaman bagi tubuh. Akibatnya, tubuh akan melepas senyawa kimia yang memicu reaksi alergi.

Beberapa orang menganggap alergi makanan merupakan masalah ringan. Namun sebenarnya alergi terhadap makanan bisa berakibat kompleks dalam keluarga, bahkan mengancam nyawa jika memang tubuhnya sama sekali tidak menerima makanan tersebut.

Selasa, 24 Desember 2019

Perlunya Petunjuk Teknis untuk Penanggulangan Masalah Gizi Bagi Anak Akibat Penyakit Langka


Foto bersama sebelum acara diskusi dimulai (dok: mbak Indah)

Itulah gebrakan yang sekarang ini mereka tunggu dan butuhkan sebagai implementasi dari Peraturan Menteri Kesehatan sebagai fondasi intervensi gizi spesifik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi/asupan terhadap anak dengan penyakit langka. Hal ini dimaksudkan agar anak dengan penyakit langka bisa tumbuh kembang secara optimal sebagaimana layaknya anak normal.

Hal ini menjadi semakin mendesak mengingat anak-anak dengan beberapa jenis penyakit langka bergantung pada pemberian nutrisi medis khusus untuk bisa bertahan hidup sehari-hari.

Senin, 18 November 2019

Bayi Prematur dan Tata Laksana Perawatannya

Ilustrasi Bayi prematur (dok: kumparan.com)

Tidak dapat dipungkiri bahwa bayi yang dilahirkan secara prematur membutuhkan ekstra perawatan untuk dapat tumbuh kembang secara optimal. Hal ini karena bayi prematur memiliki resiko gangguan kesehatan yang lebih besar dibandingkan bayi cukup bulan. Bayi prematur sangat rentan terhadap kestabilan suhu, kesulitan makan, gula darah rendah, infeksi dan kesulitan bernapas. 

Setiap tahun, 15 juta anak terlahir prematur di seluruh dunia dan peluang hidup mereka bervariasi secara dramatis di seluruh dunia. Sayangnya jumlah ini terus bertambah dan kelahiran prematur merupakan penyebab kematian tertinggi anak baru lahir, termasuk di Indonesia.

Senin, 23 September 2019

Pentingnya Nutrisi dan Support System untuk Ibu dengan Kehamilan Resiko Tinggi

Ilustrasi Ibu hamil (dok: popmama.com)

Tidak bisa dipungkiri bahwa kualitas kesehatan dan gizi ibu sebelum dan selama kehamilan akan mempengaruhi kesehatan janin yang akan dilahirkan dan menentukan tumbuh kembang si Kecil di masa depan. Namun sayangnya, masih banyak ibu di Indonesia yang berpotensi mengalami kehamilan beresiko tinggi. 

Menurut Riskesdas 2018, 48,9% ibu hamil di Indonesia mengalami anemia atau kekurangan darah, dan sebanyak 1 dari 5 ibu hamil tercatat mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK). 

Minggu, 04 Agustus 2019

Lintas Generasi - Kisah Unik Film Mahasiswi Baru yang dibalut Komedi


Flier film Mahasiswi Baru (doc: MNC Pictures)

Aktor Widawati memang sudah sangat piawai dan lebih dari 50 tahun menjadi bintang film dan kini Oma Widawati kembali menjadi bintang utama dalam film terbarunya Mahasiswi Baru. 

Dalam film ini Widawati dituntut untuk lebih aktif dalam melakukan adegan yang membutuhkan ketahanan fisik,  yang pasti beratlah secara fisik karena dia harus melompat pagar. ospek,  dandijemur matahari.

Tips & Triks Menata Rumah dan Ruang Kerja agar Nyaman dan lebih Produktif

Indonesia Properti Expo 2019 (dokpri)

Seneng saya bisa hadir pada acara Talkshow Serba-serbi Menata Rumah di ajang Indonesian Properti Expo (IPEX) / IPEX2019 di Jakarta Convention Center pada tanggal 31 Juli 2019 yang lalu. Sayangnya saya tidak sempat mengunjungi stand yang ada, karena keterbatasan waktu. Namun saya bisa mengeceknya lewat media social IPEX yaitu https://www.instagram.com/indonesiapropertiexpo/

Apalagi para agents yang ikut buka stand di IPEX dengan sigap memberikan brosur kepada saya. ketika saya melewati stand mereka. Anggapan mereka tentunya saya akan melihat kembali brosur-brosur yang sudah saya terima kapan saja. Yup, setuju!!

Tanpa mengurangi kerja keras mereka yang sudah berbagi, saya pun iseng-iseng melihat kembali brosur-brosur yang sudah saya peroleh dan menimbang-nimbang harganya yang sesuai dengan keinginan dan budget yang ada. Aih! impian saya terus mengawang dan mengatakan "One day I will have one of those houses"

Minggu, 21 Juli 2019

Koboy Kampus - Film Indie yang Menggelitik dan Kocak

Foto bersama sebelum nobar dimulai (doc: ISB)


Film #KoboyKampus menceritakan kehidupan pribadi Pidi Baiq semasa dia kuliah di Fakultas Seni Rupa dan Design, Institut Teknologi Bandung (ITB) pada era 1990 an. Ketika itu mahasiswa sedang bergejolak karena pemerintahan Orde Baru.

Berbeda dengan mahasiswa lainnya yang mengeluarkan aspirasi dengan turun ke jalan alias demo. Pidi Baiq dan kawan-kawan koboy kampusnya membuat kumpulan yang disebut negara The Panasdalam, sebagai salah satu cara mengkritisi pemerintah order baru lewat berkarya.

Senin, 24 Juni 2019

Film Koki-koki Cilik 2: Hiburan Segar buat Keluarga dan Anak-anak

Film Koki-koki Cilik 2

Lama saya tidak menonton film di bioskop, apalagi film anak-anak. Jadi melihat film Koki-koki Cilik 2 terasa seru dan lucu. Padahal saya belum pernah nonton Koki-koki Cilik 1, ternyata tetap nyambung juga dan paham ceritanya karena ada ringkasan film sebelumnya di awal. Film ini rencananya akan tayang di seluruh bioskop tanah air mulai tanggal 27 Juni 2019.

Jangan lupa nonton bersama keluarga dan ajak teman-temannya, karena nonton bareng bersama keluarga bisa menjadi momen yang berharga untuk meningkatkan bonding antara anak-anak dan orang tuanya. Kegiatan ini juga untuk mengasah dan mendorong  untuk menggali minat anak-anak kita.

Sabtu, 08 Juni 2019

Prinsip Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI)

Makanan yang bagus untuk MPASI (alodokter.com

Selalu senang mengikuti acara #Bicara Gizi bersama Danone Indonesia dan Nutrisi untuk Bangsa. Hal ini mengingatkan saya apa yang telah dilakukan dulu dalam pemberian makanan padat pada anak. Maklum saya berangkat dari ketidaktahuan bagaimana sebaiknya memberikan MPASI, kecuali hanya secuil informasi bahwa gizi itu penting bagi pertumbuhan seorang anak. Lebih-lebih untuk anak yang berusia dibawah 5 tahun.

Informasi relatif baru, ternyata penekanan asupan gizi dalam usia 1000 HPK jauh lebih penting dari penekanan nutrisi pada usia anak 5 tahun, karena pemberian gizi yang bagus akan mempengaruhi pertumbuhan otak.

Sabtu, 18 Mei 2019

Cerdas dalam Memilih Air Minum Dalam Kemasan (AMDK)


Hidrasi Sehat Peran Air Bagi Tubuh (Doc:@sehatQUA/twitter.com)
Kita mungkin sering merasakan lelah dan berpikir rasanya mau sakit. Padahal anggapan ini belum tentu benar. Bisa jadi kita hanya kehausan karena kurangnya asupan air dalam tubuh alias dehidrasi. Hal ini karena tubuh sangat membutuhkan air agar tetap sehat. Makanya tidak salah kalau ada anggapan bahwa air adalah investasi kesehatan sepanjang masa.
Saya setuju dengan ungkapan ini, karena memang saya suka minum air. Apa pasal? Karena saya suka naik publik transport (bus TransJakarta), mau tidak mau harus banyak jalan naik turun halte. Untuk mengimbanginya saya harus banyak minum air. Itu sebabnya saya sering bawa tumbler berisi air sebagai upaya pendegahan dari dehidrasi.

Senin, 15 April 2019

Sarihusada Dukung World Allergy Week Melalui Gerakan 3K #BundaTahapAlergi

 \]
Doc:worldallergy.org

Angka kejadian penyakit alergi meningkat dari tahun ke tahun di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh pola hidup masyarakat yang berubah, sehingga memudahkan menghasilkan lingkungan yang memudahkan terjadinya penyakit alergi.
Selain itu ilmu kedokteran dalam bidang alergi dan imunologi mengalami kemajuan pesat sehingga banyak penyakit alergi mudah dideteksi. Kemajuan ini mempunyai kontribusi dalam angka kejadian penyakit alergi, terutama pada anak. Kondisi ini berupa reaksi dari sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dimakan atau dihirup yang sebenarnya tidak berbahaya dan tidak pula semua anak mengalaminya.

Rabu, 20 Maret 2019

Besarnya Biaya Menjadi Tantangan Terbesar bagi Pengidap Penyakit Langka di Indonesia

WRDD 2019 flier (dok:deksgram.net) 

Hari Penyakit Langka Sedunia atau Rare Disease Day diperingati setiap tanggal 28 Februari. Suatu penyakit dikategorikan sebagai penyakit  langka apabila seluruh pengidapnya masih di bawah 2.000 jiwa. Di dunia ini sekarang tercatat ada 6000 - 8.000 penyakit langka yang baru diketahui. Penyakit ini tentunya bisa mengancam jiwa atau menurunkan kualitas hidup pasien apabila tidak segera ditangani.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 75% dari pasien penyakit langka adalah anak-anak. Bahkan 30% pasiennya merupakan anak-anak dibawah usia 5 (lima) tahun. Dan baru sekitar 5% pasien yang mendapatkan penanganan yang memadai. Untuk itu menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua yang mempunyai anak dengan penyakit langka untuk memberikan nutrisi yang tepat sejak usia dini, karena usia dini merupakan masa terbaik optimalisasi tumbuh kembang seorang anak di masa depan.

Rabu, 13 Februari 2019

Pentingnya Peran Aktif Orang Tua dalam Proses Tumbuh Kembang Anak

Foto bersama para narasumber Dr Cony, psikolog Ajeng Ravianda, seorang aktris Kaditya, dan Arif Mujahidin, Communication Manager, Danone Indonesia 

Ternyata masih banyak para orang tua yang enggan untuk membicarakan perkembangan anak-anaknya sejak lahir. Entah karena malu atau karena kesibukannya sehingga tidak siap untuk membicarakan dan rkonsultasi ke dokter anak. Mereka mengira selama anak tidak sakit, dianggapnya perkembangan anak mereka wajar-wajar saja. Padahal masalah perkembangan anak itu sangat kompleks. Salah satunya adalah mengenai masalah berat badan. 

Selasa, 27 November 2018

#Prematur Bukan Halangan untuk Tumbuh Kembang Normal

Berkat Sains bayi paling prematur sedunia, sekarang masih hidup 
(doc:Courtney Stensrud/Sains Kompas)

Senang saya bisa hadir pada acara #BicaraGizi bersama Nutricia Sarihusada yang mengajak para peserta untuk mengenal lebih dekat anak yang terlahir secara Prematur. Acara ini sengaja diadakan setiap tanggal 17 November dalam rangka memperingati Hari Prematur Sedunia (World Prematurity Day), sebagai bentuk perhatian dunia terhadap anak yang terlahir secara Prematur. 

Tema yang diusung Nutricia kali ini adalah "Dukung Si Kecil yang lahir Prematur untuk Tumbuh Kembang Optimal" di Jakarta 17 November 2018. Hadir narasumber pada acara tersebut adalah dr Putri Maharani Tristanita Marsubrin, SpA (K) selaku Dokter Anak Konsultan Neonatalogi RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Joana Alexandra, seorang selebriti yang juga ibu dengan anak terlahir prematur

Selasa, 30 Oktober 2018

#BincangGizi bersama Group Danone Indonesia: Mengenal Kedelai sebagai Alternatif Protein yang Kaya Nutrisi


Tempat untuk #BincangGizi bersama Group Danone Indonesia (dokpri)

Ternyata saya tidak sia-sia menyukai bahan makanan dari kedelai. Sebut saja produk olahan kedelai yang sudah dikenal secara umum, seperti tempe (tempeh), tahu, edamame, dan kecap. Sedang untuk susu kedelai, saya relatif jarang meminumnya atau memanfaatkannya, karena anak saya lebih menyukai susu yang berasal dari hewani.

To be honest with you, kesukaan saya pada kedelai sudah dimulai sejak kecil. Maklum saya dibesarkan di kampung, daerah yang masih banyak persawahan dan tegalan. Jadi kedelai menjadi satu hal yang tidak bisa dipisahkan. Memang bentuk olahannya masih sangat sederhana, sekitar tahu, tempe dan edamame (kedelai yang direbus).

Senin, 29 Oktober 2018

Sedikit Mengenal Apa Dampak dan Penyebab Gangguan Makan pada Anak

Saat acara #BicaraGizi berlangsung (doc: pribadi)

Senang rasanya saya bisa hadir pada acara “Bicara Gizi” yang mengulas tentang Masalah dan Gangguan Makan pada Anak: Apa Dampak dan Penyebabnya. Acara ini diadakan oleh Nutrisi untuk Bangsa, pada tanggal 20 Oktober 2018 bertempat di Ocha and Bella, Jakarta Pusat.
Melalui diskusi "Bicara Gizi" ini, diharapkan para ibu bisa meningkatkan kesadaran untuk mengatasi perilaku makan pada anak. Yang akhirnya bisa memberikan nutrisi yang tepat bagi bayi dan anak-anak mereka, demi tumbuh-kembang yang optimal dan dapat menikmati masa depannya yang cerah.

Jumat, 26 Oktober 2018

Mari Berkolaborasi untuk Menjadikan #BijakBerplastik sebagai Aksi Nyata dan Budaya Baru

Saat para narasumber menjawab berbagai pertanyaan dari peserta 
(doc: Danone Aqua)

Plastik sudah menjadi salah satu instrumen yang kerap memudahkan kehidupan manusia. Hal ini membuat kita tidak bisa lepas dari pemakaian plastik. Oleh karena itu, suka atau tidak suka, kita tetap akan berhubungan dengan plastik dalam kegiatan sehari-hari. Tentunya dalam berbagai bentuk dan kegunaan yang akhirnya plastik tetap melekat dan menjadi bagian dari kehidupan kita.

Jumat, 28 September 2018

Sedikit Mengenal Penyakit Jantung Bawaan dan Bagaimana Mencegahnya


Para narasumber dan panitia foto bersama (Doc: NUB)

Ternyata saya baru tahu kalau tanggal 29 September diperingati sebagai Hari Jantung Sedunia dan di Indonesia diperingati sebagai Hari Jantung Nasional. Maklumlah banyak sekali hari yang harus diperingati, jadi tidak bisa mengingatnya satu-satu, heheheh, alasan yaa.
Terima kasih buat  Nutricia yang telah mengingatkan saya akan berharganya peringatan Hari Jantung Nasional ini. Tujuan diadakan kampanye ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan jantung. Terutama untuk pendeteksian secara dini dan keselamatan bayi. Hal ini mengingat angka kejadian penyakit jantung bawaan (PJB)  berkisar antara 8 – 10 kasus untuk setiap 1000 kelahiran.

Selasa, 07 Agustus 2018

Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak Sejak Dini bersama Halodoc

Foto bersama sebelum kita semua bubar (doc: Amalliasarah)

Senang rasanya saya bisa hadir pada acara talkshow yang diadakan oleh Halodoc dalam rangka memperingati hari Anak Nasional yang jatuh setiap tanggal 23 Juli. Tema untuk talkshow kali ini adalah Tips Menjaga Psikis Anak Sejak Dini dengan narasumber Dr. Tjhin Wiguna Sp.K.J., seorang psikiater specialis anak dan remaja di RSCM. 

Acara ini pada dasarnya ditujukan untuk pasangan muda dan orang tua yang memiliki balita. Dengan talkshow ini diharapkan nantinya agar para orang tua bisa mendidik anaknya dengan cara yang lebih baik dan lebih sehat menurut anjuran dokter.

Sabtu, 04 Agustus 2018

Ayo Bergabung dalam #KontingenKebaikan bersama Danone-AQUA

Deklarasi #KontingenKebaikan dari Danone-AQUA di JCC (docpri)

Saya suka dengan tagline #KontingenKebaikan yang dilakukan oleh Danone - AQUA dalam Ajang Asian Games 2018. Danone - AQUA kali ini ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk menebarkan nilai-nilai kebaikan dalam Ajang Asian Games 2018.

Tentunya saya berharap tagline ini bisa terus berlanjut dan memberikan hasil yang nyata setelah perhelatan olah raga yang akbar ini berakhir. Dalam arti kita terus berusaha menjadi #KontingenKebaikan dimana saja kita berada.  Tanpa berbatas waktu, Aih! indahnya. Yuk! kita coba bersama-sama.

Asian Games adalah pesta olah raga yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali. Tahun 2018 ini Asian Games kembali digelar. Menariknya kali ini Indonesia yang menjadi tuan rumah dalam perhelatan akbar ini. Dulu memang pernah menjadi tuan rumah, sayangnya saya belum lahir saat itu. Jadi terasa sekali gegap gempita nya perhelatan olah raga ini.

Sebagai warga negara yang baik, kita semua diharapkan ikut mendukung dan mau bergabung dalam #KontingenKebaikan ini dengan menebarkan nilai-nilai kebaikan dalam Ajang Asian Games 2018.


Danone - AQUA sebagai Official Water Sponsor Asian Games 2018


Saat Konferensi pers berlangsung ibu Rasida, Lilis Handayani dan Marketing Manager (docpri)

Danone-AQUA yang menjadi sponsor resmi hidrasi Asian Games 2018 menghadirkan sesuatu yang berbeda dalam perhelatan kompetisi olahraga internasional dengan mengajak masyarakat Indonesia mengharumkan nama bangsa melalui kebaikan. Melalui aksi kebaikan ini, Danone - AQUA berharap Asian Games 2018 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, namun memberikan inspirasi dan makna kebaikan bagi seluruh masyarakat.

Itu sebabnya tagline yang dipakai adalah #KontingenKebaikan, yang berarti Berbagi untuk semua kebaikan dianggap sejalan dengan visi Asian Games 2018. Dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta Convention Center tanggal 25 Juli yang lalu,  Hasani Abdulgani, Director of Revenue Department Inasgoc, mengatakan bahwa ada 44 sponsor resmi Asian Games 2018. Jumlah ini berada di peringkat kedua setelah penyelenggaraan Asian Games di Guangzhou, Tiongkok 2010

Danone - AQUA yang telah menghadirkan hidrasi sehat bagi masyarakat selama 45 tahun selalu ingin  menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan. Danone - AQUA juga mengajak seluruh masyarakat untuk bergabung dalam #KontingenKebaikan ini dengan menebarkan nilai-nilai kebaikan selama Ajang Asian Games 2018.

Vera Galuh Sugijanto, Vice President General Secretary Danone Indonesia dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta menegaskan bahwa Danone - AQUA sangat bangga dapat berpartisipasi dalam Asian Games 2018 dengan menyediakan hidrasi yang sehat bagi atlet, panitia dan pengunjung. Sebagai bagian dari Danone, kami meneruskan visi One Planet One Health di Indonesia yang melihat bahwa tubuh yang sehat didapatkan dari makanan dan lingkungan yang sehat.


Yuk, Bergabung dalam #KontingenKebaikan


Vera memberikan sambutan pada acara Konpres #KOntingenKebaikan 
bersama Danone-Aqua (docpri)

Suatu kebanggaan sebagai bangsa Indonesia menjadi tuan rumah ajang bergengsi terbesar Asian Games 2018 setelah Olimpiade. Tentunya ini menjadi kesempatan emas, karena semua masyarakat Indonesia bisa menjadi kontingen. Tidak seperti halnya ketika Asian Games diadakan di negara lain, hanya atlet beserta team nya yang menjadi kontingen.

Memang tidak semua elemen masyarakat akan mendapatkan medali layaknya seorang atlet yang memenangkan pertandingan. Akan tetapi di ajang seperti ini partisipasi masyarakat sekecil apapaun akan berpengaruh bagi bangsa Indonesia. Untuk itu Vera ingin ingin mengajak  masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap sehat.

Dengan demikian, kami di Danone-Aqua lebih dari sponsor resmi hidrasi, tetapi juga menjadi sponsor resmi kebaikan Asian Games 2018 dan mengundang seluruh masyarakat untuk bergabung dalam #KontingenKebaikan.

Sedangkan Jeffri Ricardo, sebagai Marketing Manager Danone-AQUA menjelaskan bahwa implementasi nilai kebaikan dalam Asian Games 2018 hanya dapat dicapai bila dilakukan bersama-sama seluruh pemangku kepentingan termasuk para karyawan, konsumen, mitra kerja serta komunitas.

Ajakan untuk Menebarkan semangat dan Alirkan Kebaikan untuk Negeri (doc:Kekenaima)

Jeffri juga mencontohkan tindakan kebaikan yang sederhana yang dapat dilakukan oleh semua orang di Asian Games adalah menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya sehingga orang lain menjadi nyaman.

Danone-AQUA selalu berkomitmen untuk tetap menjaga keseimbangan antara bisnis dengan lingkungan dan masyarakat. Pada Asian Games 2018 kali ini akan hadir di beberapa area stadion pertandingan untuk menginformasikan pentingnya memilah sampah dan membuangnya ke tempat sampah.

Diharapkan seluruh peserta dan pengunjung Asian Games menggunakan plastik secara bijak dengan membuang sampah plastik pada tempatnya. Sampah-sampah plastik yang terkumpul akan diambil dan dibawa ke Recycle Business Unit (RBU) yang kami kembangkan untuk diolah menjadi barang yang bermanfaat.


Medali Kebaikan untuk Orang-orang yang Berjasa dibalik Prestasi Para Atlet

Foto bersama para narasumber setelah usai talkshow (docpri) 

Salah satu perwujudan #KontingenKebaikan dalam rangka Asian Games 2018 adalah dengan mengapresiasi orang-orang yang dianggap berjasa bagi para atlet yang berprestasi. Prestasi seorang atlet merupakan hasil kerja sama dan pengorbanan yang dilakukan yang dilakukan oleh keluarga, pelatih, tenaga medis, ahli gizi dan berbagai pihak yang bersangkutan.

"Seperti halnya air, kebaikan juga mengalir dimana-mana. Semua yang berada dibalik keberhasilan seorang atlet selayaknya mendapatkan pengakuan atas dukungan mereka yang baik. Maka kami di Danone-AQUA mencoba mengangkat kisah mereka untuk menginspirasi dan menularkan kebaikan serta mengapresiasi mereka dengan memberikan Medali Kebaikan.

Dalam konferensi pers ini, Danone-Aqua juga mengundang mantan atlet peraih medal perak Olimpiade Seoul 1989 yang kini juga melatih panahan, Lilies Handayani dan Rosida, seorang guru olahraga yang menemukan bakat Lalu M. Zohri, yang baru-baru ini meraih medali emas di Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Finlandia. Kedua tokoh ini hadir untuk berbagi cerita kebaikan yang mereka terima dan lakukan.

Mari kita dukung dan sukseskan Asian Games 2018 dengan bergabung dalam #KontingenKebaikan. Tentunya dengan melakukan perannya masing-masing